Ini merupakan bagian kedua dari cerita seks Detik Detik Penuh Birahi (Part 1):
12 Tahun Kemudian……
PENGALAMAN masa laluku, adalah rahasia pribadiku. Tapi secara jujur sudah kuceritakan semua kepada istriku. Tampaknya istriku penuh pengertian. Bahkan dengan tenang ia menanggapi pengakuanku, “Masih bagus Mas tidak main sama perempuan nakal. Jadi tidak ada penyakit yang dibawa ke masa depan anak-anak kita. Yang penting mulai sekarang Mas jangan macam-macam lagi ya.”
Oh, Sinta memang istri yang bijaksana. Bukan hanya cantik tapi juga memiliki jiwa yang besar. Membuatku semakin mencintainya.
Tapi pengalaman yang “aduhai” di masa laluku, seringkali menggodaku. Lalu mendatangkan fantasi baru. Fantasi yang ternyata banyak dikhayalkan oleh suami-suami lain. Aku masih ingat benar ketika aku menyetujui keinginan Aldi untuk gabung denganku, kemudian melakukan semuanya di villa Blue Roses. Kenangan itu melekat terus di batinku. Lalu kini berkembang. Mulai membayangkan seandainya istriku diajak melakukan seperti waktu di villa Blue Roses. » Read more: Detik Detik Penuh Birahi (Part 2)